www.gecko.web.id
   Resource Untuk Pengembang Web, PHP, CSS, MySQL, ajax.

Home · Implementasi TI · Sistem Informasi Manajemen berbasis web di DIY

1
Jun ’07
Sistem Informasi Manajemen berbasis web di DIY




Tanggal 30 Juni 2007 kemarin, penulis ada acara kunjungan ke Biro Kepegawaian Setda DIY. Sempat tercengang juga, sedemikian kentalnya budaya yang berbau e. Yang menarik adalah adanya SIMPEGDA (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Daerah) yang berbasis web. Dari segi tampilan dan fasilitas sih biasa saja. Yang bagus adalah infrastruktur jaringan antar SKPD dan sistem prosedur yang sudah bagus. Di sana semua SKPD sudah terkoneksi dalam satu jaringan intranet. Uniknya mereka menyewa layanan kabel dari suatu Internet Service Provider. Alasannya di DIY jaringan wireless sudah terlalu crowded, jadi mau tidak mau harus mengalah, karena kalah start. Aneh ya, kok di sini pihak pemerintah kok mau mengalah, di daerah lain kalau urusan pemanfaat frekuensi ini pemerintah ya nomor satu. Yang lain harus mengalah.

Di DIY, Simpeg dikembangkan secara bertahap. Awalnya pihak dari BID (Badan Informasi Daerah) DIY membentuk jaringan antar SKPD. Karena alasan teknis, BID memutuskan memakai layanan kabel dari salah satu ISP yang ada di sana. Setelah jaringan terbentuk dan muncul gagasan untuk membangun Sistem Informasi Kepegawaian. Akhirnya dikembangkan Simpeg berbasis web yang datanya diambil dari PUPNS tahun 2003. Setelah data dasar masuk di database, kemudian ditunjuklah seorang operator dari masing-masing SKPD. Operator di sini bertanggung jawab atas data di SKPDnya sendiri.

Uniknya lagi, di sini pembangunan Simpeg dilakukan dengan cara swakelola. Menurut penulis memang seharusnya begitu, karena urusan pegawai adalah urusan yang kompleks. Banyak alur yang harus disesuaikan dengan berbagai macam peraturan. Belum lagi keragaman pemahaman dan ketidaksamaan pelaksanaan di tiap daerah. Dengan swakelola maka dapat diperoleh program sesuai dengan kebutuhan. Memang syaratnya harus ada tenaga yang ahli di bidang itu. Dan sulit, memang mencari tenaga ahli pemrograman di pemerintahan. S1 komputer sih banyak... Ya, begitulah Indonesia... :D

Dari yang penulis pernah baca, implementasi Teknologi Informasi 86% gagal. Dan trilyunan rupiah terbuang sia-sia karena perencanaan yang kurang matang. Sebenarnya kalo ditilik lebih lanjut peran kesuksesan Teknologi Informasi Komunikasi lebih dominan dari faktor di luar TIK itu sendiri.

Teknologi Informasi dan Komunikasi hanya berperan sekitar 20%.
Komponen TIK adalah:

Sedangkan 80% sisanya adalah faktor-faktor berikut:

Lebih parahnya lagi faktor yang cuma 20% ini kebanyakan juga sering bermasalah. Banyak kasus software yang dikembangkan hanya asal-asalan. Mungkin hanya asal dapat proyek, atau tanpa perencanaan yang matang. Contohnya di Simpeg, di satu sisi pengembang buta masalah kepegawaian dan di sisi lain tidak ada dukungan dari end user. Beberapa bingung karena tidak ada petunjuk atau pengetahuan yang mencukupi, dan lainnya karena takutnya perubahan budaya karena adanya sistem yang baru. Studi kasus di suatu daerah yang stafnya tidak mau mendampingi karena jika simpeg berjalan maka semua tindakannya bisa direkam. Dalam hal ini karena simpeg di daerahnya ditambahkan fasilitas absen. Ada suatu kasus lagi di suatu daerah website pemdanya hanya dibuat dalam waktu 2 hari. Kok seperti membuat candi Sewu saja. Hal ini karena tidak ada kontrak yang jelas antara developer dan end user. Di sini developer hanya membuat software dan tampilan tanpa menyediakan isinya. ya memang mudah, tinggal modif CMS dan tambal sulam dikit-dikit dan wallaa.. jadilah suatu website pemda.

Kalau di DIY sepertinya sudah tahu faktor yang 80%. Di sana para petugas diberikan SK. Dan konsekuensi dari SK itu mereka mempunyai hak dan kewajiban sehingga jelas. Sistem dan prosedur di sana juga jelas. Data menjadi tanggungan tiap-tiap SKPD. Sementara acoount ke simpeg dibagi menjadi 3 kelompok:

  1. guest : bisa melihat data tertentu saja
  2. operator: bisa melihat, entry, edit data di SKPDnya sendiri
  3. admin : memiliki akses penuh ke program simpeg

Kejelasan sitem dan prosedur juga dapat dilihat dari koordinasi yang bagus antara BID dan Biro Kepegawaian. Pemandangan yang jarang saya lihat di sini.
Walaupun dari pihak pemda-DIY mengatakan bahwa sistem di sana masih jauh dari sempurna dan masih perlu dikembangkan lagi namun menurut saya sudah sangat layak untuk dicontoh. Dan yang membuat saya kagum lagi, mereka bersedia sharing untuk mengimplementasi IT di daerah-daerah.

Kalau Anda suka artikel ini tolong dishare.


Share

Artikel yang sesuai:


Diskusikan Artikel Ini

* = required field

:

:

:





tiga ditambah lima sama dengan
(Sum of three and five)


 

 

 

 



enos palimbong pada October 28, 2009 (11:58PM)
tolong diupload tutorial"cara membuat pasword database mysql"
terima kasih.
documentbox pada August 18, 2009 (8:23PM)
Nice Article. Memang permasalahan SIMPEG di negeri ini mbulet. padahal dengan kondisi data existing sekarang masih banyak data NIP yang pegawainya ngga ada seperti yang pernah saya baca di salah satu buku panduan SIMPEG. Dengan keadaan ini, masih menurut buku tadi katanya kondisi ini menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit. Saya sebagai orang luar yang bukan PNS merasa prihatin. Seharusnya hal ini menjadi perhatian serius bagi para PNS terutama yang memiliki kemampuan IT. saya percaya masih banyak PNS yang memiliki kompetensi di bidang ini. Cuma mungkin lobi2x keatas yang masih sulit di tembus.

regard

documentbox.wordpress.com
Gecko pada June 29, 2009 (1:41AM)
Benar bapak. Skrg BKN merilis namanya SAPK. sayangnya aplikasi ini belum berbasis web, kalau tidak salah memakai vb 6 yang perlu vpn ip mpls yang super mahal. Itu nantinya semua BKD wajib pakai itu. mungkin sebentar lg mereka merilis yang versi web
wendy pada June 28, 2009 (8:10PM)
kebetulan saya juga sedang menggarap simpeg ditempat saya bekerja, kebetulan saya PNS di BKD salah satu kabupaten di Kalimantan. Permasalahan sekarang adalah keseragaman Basis Data antara daerah dengan DKB atau BKN, seandainya BKD, BKN dan Deptdagri menggunakan database yang sama... passti akan tercipta keseragaman data dan hubungan antara 3 Unit Kerja tersebut dalam penyediaan data akan lebih baik dan optimal....
raihan_naufal pada November 25, 2008 (3:44PM)
kalau simpegnya sudah jadi di upload ya.. source code dan di kasih penjelasannya :P
Avril pada October 27, 2008 (1:14PM)
akhirnya saya menemukan website yang bener2 dapat membantu saya
menemukan script ttg php...
thx
muh yamin pada July 25, 2008 (1:16PM)
simpeg,, hampir setiap hari saya bergelut dgnnya.
kebetulan sy pns di bkd.
dan simpegnya sy buat sendiri,
walalupun masih sangat sederhana.

persoalan paling utama adalah masalah updating data.
biasalah, pola pikir pns.....
ada kerja ... ada honor,
selain itu 'tidak ada ditupoksi saya'.

akibatnya, sebaik apapun sistem,
kalo inputnya sampah maka outputnya jg sampah.

wassalam
yamin
kelix.rockport__JOGJA pada April 20, 2008 (11:55PM)
SIMPEG di DIY???? hmm... itu yang terlihat di atas bung....coba lihat SIMPEG di lingkup kecamatan/kelurahan di DIY... PARAH masss...pegawainya juga bisanya cuma datang telat n kolektif buat nimbun bantuan gempa ama ngurusin pemutihan akta tanah itupun kalo ada duitnya... tapi kalo ngliat di lingkup propinsi kayak di Dept.Perijinan, Bapeda DIY, dan instansi besar lainya emang patut dicontoh.....
tapi saya lebih salut pemanfaatan teknologi informasi di dunia pendidikan di jogja pasca gempa... dan banyak sekolah rela pasang akses internet sendiri daripada bergantung pada internet dari JARDIKNAS yang cepetnya minta ampun kalo akses localhostnya JARDIKNAS :( giliran akses keluar huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh dueeeeeeeerrr LELETTTTTTTTTTTTTTTTT
shary pada April 12, 2008 (12:10PM)
kak minta srip php umtuk gambar dengan data base oky..
makasih..
da2nk pada November 15, 2007 (11:03PM)
siiip deh websitenya
kalo dibuka lwt gprs gak banyak makan biaya
tapi tulisanya mohon diralat
soale banyak make b.inggris yang masih belepotan
moga bermanfaat untuk semua
^_^

gecko : wakakakakaka mana bahasa inggrisna????

Gajah
Giliran Admin ngomong.. :D
gecko pada September 29, 2007 (11:50AM)
wah.. dunlut sendiri ya..
Tak kasih linknya. Soale ga tahu e-commesce yang kaya gimana. Silahkan olih aja sendiri di sini:
http://www.hotscripts.com/PHP/scripts_and_Programs/E-Commerce/index.html

Dan buat teman-teman yang ingin source php bisa mecari di link ini :
http://www.hotscripts.com/PHP/scripts_and_Programs/index.html

moga bisa membantu
ihsan pada September 29, 2007 (8:08AM)
mas boleh minta source code php untuk ecommerce aku butuh banget untuk mengerjakan tugas tolong kirimkan ke cyber300486@yahoo.com
toni pada August 25, 2007 (2:17PM)
Di Kalteng masih menunggu jaringan jadi, sedangkan untuk swakelola kita sebenarnya sudah punya, tapi tidak dioptimalkan. Bagaimana tidak, sarjana komputer di kalangan pemerintah lebih banyak jadi tukang KETIK !!!!!! beuh... pihak BKD nya s***k or yang udah jadi PNS jadi malas buat berkarya karena memang perhatian dan penghargaan masih kurang dibandingkan terhadap para vendor (ssssst ... yang kemampuannya sebenarnya, masih sebatas tukang bikin tampilan yang bagus :(;tapi bisa beri uang banyak buat para pejabat X-( ).
Cah BUMN pada July 27, 2007 (5:38PM)
kalo udah jadi boleh dong konsep sistem dan source bisa kita copy
Gajah
Giliran Admin ngomong.. :D
gecko pada June 20, 2007 (8:34PM)
Pengennya sih... tapi kendalanya di trenggalek masih banyak. Infrastruktur belum siap.. nunggu wimax masih terkatung-katung. Belum lagi akses internet yang.. wew.. ga bisa bilang. Instant bgt soale.. :D
manusia^bodoh pada June 20, 2007 (5:13PM)
Begh... bentar lagi nerapkan itu juga dunk mas....

BELAJAR LEBIH BANYAK DI WEB PARTNER KAMI
Indonesian food - mi goreng at eFoodDepot.com


© 2008 - 2009 Eko Priyanto - www.gecko.web.id - Dapat dikopi secara bebas dengan mencantumkan sumber artikel.